Tampilkan postingan dengan label Nulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nulis. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Desember 2014

Nasehat Mbah Kakung Kanan



Hadiah dari Allah emang datangnya nggak pernah bisa diduga –duga.

Mau pulkam ceritanya, otw terminal keujanan, naik bis nunggu sopirnya lamaaa banget *mungkin lagi boker*, jalan 10 menit ban bis bocor. Oper bis yang penuh banget, berdiri pula. Sabaaar…

Berakit rakit ke hulu berenang ketepian, bersakit dahulu senang kemudian. 25 menit perjalanan akhirnya dapet duduk juga. Alhamdulillah. Duduk diantara 2 mbah kakung. Mbah yang kanan ngajak ngomong mulu, tapi mbah yang kiri cuek bingits.

Ternyata mbah kakung kanan itu alumni Teknik Elektro, pernah belajar S2 di Amerika juga katanya. Simbah juga pensiunan AL. Merasa ada yang sama, sama – sama Teknik Elektro dan mbahku sendiri juga pensiunan AL, jadi klop banget waktu omong – omongan.

Minggu, 23 November 2014

Ibuk



Emak, Bunda, Mama, Ibuk.




Apa yang terlintas di pikiranmu setelah sekilas membaca 4 kata itu?

Emak adalah Ibuk

Bunda adalah Ibuk

Mama adalah Ibuk


Ibuk adalah…..

Ibuk adalah orang pertama yang aku kenal di dunia ini.

Ibuk adalah orang yang kutempati perutnya selama 9 bulan

Ibuk adalah orang yang dititipi Allah untuk menjagaku.

Ibuk adalah orang pertama yang merasa sedih jika aku sedih, orang pertama yang bahagia ketika melihat aku bahagia, dan orang pertama yang sakit hati ketika aku di olok olok teman – temanku.

Ibuk adalah orang yang selalu mendoakan aku, anaknya, di setiap sujudnya.

Ibuk adalah orang yang tidak pernah lelah membangunkanku, di setiap pagi selama 17 tahun ini.

Ibuk adalah ibuk, teman dan sahabat pertama dan selama – lamanya.

Minggu, 26 Oktober 2014

Berawal dari mimpi


Assalamualaikum.

Something that, this is like a dream for me. And that's all happened in my live. -Lintang
Aku pernah baca kata bijak seperti ini "Lebih baik memiliki banyak mimpi yang belum terealisasikan daripada tidak punya mimpi. Tapi, jangan biarkan mimpimu hanya sebagai mimpi saja."

Aku ingat waktu itu aku masih kelas 2 smp. Dan sejak saat itu aku mulai mencatat semua mimpi mimpiku. Termasuk mimpi makan ramen kayak naruto *cita-cita yang aneh*.

1.       Ingin dapat ranking 1 sampai 5.
2.       Ingin sekolah di SMA Negeri 2 Jombang. Waktu itu, si smada masih RSBI.
3.       Kapan-kapan pengen makan ramen, biar sama kaya naruto. Waktu itu aku lagi suka banget sama anime itu.
4.       Pengen bisa dapet nilai 80 di matematika. Gara-gara dulu suka liat anime, matematikaku anjlok njlo njlok.
5.       Pengen belajar bahasa Jepang, gara-gara naruto juga.